Showing posts with label pro-kontra. Show all posts
Showing posts with label pro-kontra. Show all posts

Sunday, October 18, 2009

Melihat Perempuan Tak Dari Permukaan



yang tampak kasat mata,
jelas aku bukanlah feminis
tapi aku masih punya hak
untuk menyangkal dicap patriarkis

tak usahlah perempuan jadi ultra
pada feminisme
dan lelaki jangan terus
membanggakan budaya patriarki

jangan perempuan pula ingin sebebas-bebasnya
jangan lelaki pun ingin seenak-enaknya

akan bisa aku ucapkan dengan lantang
aku setuju dengan kesetaraan
perempuan punya itu haknya
perempuan tak lemah

tapi salahkah jika lelaki
tetap mau akan sisi lembut
seorang perempuan
lalu ingin melindungi dengan segenap jiwanya

dan jika kalian para feminis
masih ingin berusaha memanjangkan
argumen-argumen ku

tanyakan pada ibuku
apa yang diajarnya padaku

Sunday, September 6, 2009

Dialog Poligami Dua Makhluk

sang suami berkata,

istriku,

jika engkau bumi, akulah matahari

aku menyinari kamu

kamu mengharapkan aku

ingatlah bahtera yang kita kayuh, begitu penuh

riak gelombang

aku tetap menyinari bumi, hingga kadang bumi pun silau

lantas aku ingat satu hal

bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi

ada planet lain yang juga mengharap disinari

jadi,

relakanlah aku menyinari planet lain

menebar sinarku

menyampaikan manfaat adanya aku

karena sudah kodrati

dan Tuhan pun tak marah.

sang istri membalas,

suamiku,

bila kau memang mentari, sang surya penebar cahaya

aku rela kau berikan sinar kepada

segala planet yang pernah Tuhan ciptakan

karena mereka juga seperti aku

butuh penyinaran dan aku pun tak akan

merasa kurang dengan pencahayaanmu

akan tetapi,

bila kau hanya sejengkal lilin, jangan bermimpi

menyinari planet lain

karena kamar kita yang kecil pun

belum sanggup kau terangi

bercerminlah pada kaca di sudut kamar kita,

di tengah remang-remang

pencahayaanmu yang telah aku mengerti

untuk tetap menguak mata

coba liat siapa dirimu...



(disadur dengan beberapa perubahan)